si kapal pesiar
Kapal pesiar ini membawa 182 orang penumpang, terdiri dari penumpang juga kru kapal. Kapal yang berbendera Kepulauan Bahama dan memiliki panjang 102,96 meter ini sebelumnya pernah bersandar di Pelabuhan Tanjungwangi pada 20 Oktober 2016 lalu. Puluhan wisatawan melakukan perjalanan wisata selama 10 jam di Kabupaten Banyuwangi dengan tujuan Gunung Ijen dan Perkebunan Kaliklatak, serta menikmati atraksi seni yang ada di kabupaten yang dijuluki Sunrise of Java ini. Saat turun dari kapal, mereka terjerat dengan tari Gandrung khas Banyuwangi. Nahkoda kapal yaitu cap Kilas Thomas Pirot kalan bunga dan tambah Udeng, penutup kepala laki-laki khas Suku Menggunakan. Baca juga: Mampir ke Banyuwangi, Wajib Cicipi 5 Kuliner Ini Kepada, Jumat (24/11/2017), PLT Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda mengatakan hampir 30 persen wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi melalui jalur laut yaitu menggunakan kapal. Untuk itu dia berharap akan semakin banyak kapal pesiar yang berlabuh di Banyuwangi. "Wisatawan yang menggunakan kapal pesiar ini hanya 10 jam di Banyuwangi jadi kita cari tempat wisata yang sesuai. Dan disini banyak pilihannya ada Ijen, perkebunan , wisata kopi dan juga atraksi. Untuk pemerintah Kabupaten Banyuwangi tentu akan melengkapi fasilitasnya, "jelas Bramuda. Kapal pesiar sedang berlomba di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi (Humas Pelabuhan Tanjungwangi) Kedatangan MV Silver Discoverer tersebut, menurut Bramuda, baru permulaan. Jika marina di Pantai Boom terbuka, maka jumlah wisatawan asing yang datang melalui pelabuhan akan bertambah. "Jika kapal ini membawa korban, jika kapalnya lebih besar bisa seribu sampai dua ribu orang. Jadi fasilitasnya yang akan segera kita lengkapi," jelasnya. General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Tanjung Wangi, Lina Ratnasari menjelaskan jika Banyuwangi memiliki potensi peningkatan jumlah kapal pesiar. Untuk itu ia berharap adanya jalinan komunikasi dan kerja sama antara pihak agen kapal, Kementrian Pariwisata melalui Dinas Pariwisata Banyuwangi, dan Pelindo III agar bisa menarik kapal pesiar ke Banyuwangi. "Perlu ada promosi wisata Banyuwangi saat ada acara kapal pesiar internasional. Apalagi destinasi wisata di Banyuwangi cukup unik dan beragam," jelas perempuan tersebut. Baca juga: Menikmati Kili-kili, Hutan Mangrove Cantik di Banyuwangi Saat ini Pelabuhan Tanjungwangi telah menerapkan standar keamanan ISPS Code dengan panjang dermaga 120 meter dari total panjang dermaga umum yaitu 543 meter. Sedangkan kedalaman kolam mencapai 12 hingga 14 meter. "Dengan standar ini kita bisa menerima kapal kapal berbendera asing dengan ukuran 200 meter atau lebih," jelasnya. Kapal pesiar MV Silver Discoverer yang tiba di Banyuwangi berangkat dari Benoa (Bali) dan akan singgah juga di Sumenep, Sulawesi, dan terakhir di Singapura. Dengan perjalanan waktu satu minggu. Untuk bisa berlibur dengan kapal pesiar tersebut, wisatawan harus merogoh kocek 10 ribu dolar AS atau setara dengan 130 juta rupiah. sekarang banyak online kapal laut dengan mudah kapal yang sering digunakan kapal ferry.
si kapal pesiar
Reviewed by Unknown
on
Maret 12, 2018
Rating:
Reviewed by Unknown
on
Maret 12, 2018
Rating:


Tidak ada komentar